Sabtu, 08 Oktober 2016

Propaganda dan Manipulasi di Papua

User Waktu Tag
Tidak ada komentar
Ikuti perkembangan saat ini, di Papua sangatlah menyedihkan buat kami orang papua yang saat ini ditindas oleh kolonialisme, kapitalisme dan banyak ormas yang tidak bertanggung jawab yang bermunculan dari mana-mana sedang beredar.

Yang sekaran terjadi di papua Pro dan Kontra yang di blackup oleh kolonialme yang niatnya menghilangkan ras Melanesya. Mereka itu orang yang sangat

Senin, 03 Oktober 2016

Seorang Wanita Melahirkan Anak Ikan Lele

User Waktu Tag
Tidak ada komentar

Foto/Ales Madai
Pada suatu hari ada seorang Wanita yang tinggal di suatu kampung, dia tiggal bersama keluarganya.

Keesokan harinya wanita itu membawa pakaian-pakaiannya yang kotor dan pergi kedanau, hendak mencuci pakaian kotornya, setelah sampai di danau, dia menaru noken yang berisi pakaian kotor itu, wanita itupun duduk didalam danau tersebut.

Wanita itu sementara mencuci pakaian, datang lah seekor ikan lele, wanita itupun dia cuman mengenakan rok saja tetapi tidak memakai CD, lele itu lurus-lurus kearah kelaminya dan tertancap di kelaminya sih wanita itu, dia angkat rok dan melihat kebawa, ada seekor ikan lele yang tertancap di kelaminya wanita itu menarik-narik  juga tidak bisa terlepas dari kelaminya.

Dia tinggalkan pakaian-pakaian kotornya dan pulang ke rumah. Setelah  sampai di rumah, langsung menuju kamarnya. Wanita itu tinggal di dalam kamar sampai berjam-jamn itupun, tidak keluar, sudah satu hari wanita itu tidak keluar dari kamarnya.

Pada pagi itu orang tuanya ketuk pintu kamarnya dan menyanyakan, "apa yang terjadi padamu sayang" dia menjawab "bapa dan mama saya sakit" iya sayang koo sakit apa ?,"coba ko buka pintunya supaya bapa dengan mama bisa lihat koo", "aaa bapa dan mama saya cuma pileg saja,".Ketika bapa dan ibunya mendengarkan,  bapa dan ibunya pergi dari depan pintu kamarnya anak mereka.

Sudah tujuh hari dia di dalam kamar dan tidak keluar-keluar juga, orang tua perempuan itu jadi penasaran dan ingin meliha anak perempuan yang sakit di kamar itu. Orang tuanya ambil keputusan untuk melihatnya dikamar yang membisu tak ada suara satupun.

Ibu dan ayahnya dobrak pintu dan masuk melih anak mereka, "wahh anak mereka dalam busana tidak perpakaian. Ibu dan ayahnya melihat seokor ikan lele yang tertancap di kelaminya.

pada soro itu juga seekor ikan lele itu lepas dari kelaminya, dan tibah-tibah lele itu hilang dari hadapan mereka.

Satu bulan kemudian wanita itu hamil, sembilan bulan kemudian hari-hari ia merasakan kesakitan yang begitu parah dalam mengandung anaknya yang dalam perutnya itu.

Usailah sudah ia setelah melahirkan anak laki-laki yang tanpa bapa yang hamil mustahil ini. sesudah seminggu bersama bayinya yang mungil dan lucu itu.

Pada suatu sore ada seorang laki-laki yang asing  yang datang kerumah Wanita itu dan beritahu orang tuanya, dia mengatannya "saya mau ambil saya punya anak dan istiri"! bapanya dan mama wanita itu menjadi herang tanpa berbicara apapun langsung melamar anaknya yang baru seminggu melahirkan anak ini.

"Kenapa kamu datang langsung melamar anak saya"? kata ayahnya,

"sebenarnya itu anak saya yang anak bapa melahirkan, saya sudah lama suka anak bapa dan ingin melamarnya tapi saya tahu saja bapa sama mama tidak akan setuju, maka dari itu saya menjelma menjadi seekor ikan lele di danau Ditome dan saya juga penunggu danau itu juga" kata orang asing itu.

Karena anak satu-satunya yang kedua orang tua sayang ini sudah mempunya anak akhirnya ibu dan ayahnya tidak melarang mere untuk pergi bersama laki-laki itu.

Pesan mamanya dengan penuh kerinduan dan tangisan air mata di pipi yang sudah keriput itu, "anakku Dipa Maga, jika engkau pergi ingat untuk main ke orang tuamu yang sudah lanjut usia ini kami bedua merindukanmu selalu".

"Iya.... mama itu pasti saya akan tengok bapa dan mama dan saya juga merindukan kedua pahlawanku selalu, dengan penuh tangisan di pipi yang sudah punya anak satu itu".

Keluarga itu pergi dan masuk di sebuah danau tidak jauh dari rumah ayah dan ibu sih wanita itu.Yang sekarang orang sebut danau Dipa Maga.

================================= Sekian =================================

By. Alex Madai

Jumat, 02 September 2016

KEHIDUPAN MASYARAKAT DIPA TOPO MENOU

User Waktu Tag
1 komentar

Foto/Kalvin Dipa Magai 
Ditome adalah kepanjangan dari Dipa Topo dan  Menou yang letaknya di kabupaten Nabire, Provinsi Papua Indonseia timur. Nama  Ditome sendiri berawal dari’ acara keagamaan kristen protestan dalam rangka pelantikan kelasis, serta  upaya penyatuan yang dibangun dari tiga daerah Dipa-Topo-Menouw di kecamatan Uwapa topo (topo sebagai kecamatan induk). Ditome di ambil dari nama depan/dua huruf depan  dari Dipa, Topo dan Menou yang di disebut DITOME
 
Jumlah penduduk kurang lebih 20.000. Penduduk yang berdomisili di Ditome adalah warga pribumi yang teridiri dari pegunungan maupun pesisir dan warga  non-pribumi (hasil trans minggrasi serta pedagang kaki 5). Pada umumnya pekerjaan masyarakatnya sebagai  petani dan berkebun.  Hasil pertanian yang menonjol disana adalah Sayur-sayuran, umbi-umbian. Sedangkan hasil perkebunan yang menonjol adalah coklat.
 
Ditome cukup terpencil dari perkotaan sehinggah  kehidupan masyrakakatnya masih terbelakang. Ini dikarenakan kurangnya perhatian pemerintah, Provinsi maupun Dareah  terhadap Dipa, Topo dan Menou (DITOME) . 
 
Saat ini Topo sebagai kecamatan induk telah berhasil membuat pemekaran kecamatan, yakni Dipa dan Menou namun kehidupannya masih tidak terlepas dari keterbelakangan. 




======================By. Kalvin Dipa Magai====================

Selasa, 16 Agustus 2016

MERINTIH DI TENGAH KEHANCURAN

User Waktu Tag
Tidak ada komentar


Ogeihe merupakan salah satu Surga Kecil yang di Ciptakan Oleh Bapa Sang Khalik untuk Anak Negeri Ogeihe yang Kaya akan Sumber Daya Alam ( SDA ) dan sangat disayangkan karena Minimnya Sumber Daya Manusia ( SDM ).

Dengan Minimnya Sumber Daya Manusianya, begitu banyaknya Tikus-tikus Liar yang menyeludup untuk mencuri Lumbung Ogeihe yang Kaya akan Sumber Daya Alamnya ini.

Dari hari kehari begitu banyak wajah-wajah baru yang selalu Ku_jumpai dengan Motif yang berbeda dan berbagai Metode yang digunakan_Nya dengan satu Misi mereka yaitu merusak Hak Kesulungan Anak Negeri Ogeihe.

Kemampuan_Ku sebatas hanya bisa berharap kepada DIA yang telah Menciptakan Surga Kecil Ogeihe ini agar dapat menyadarkan Saudara/ri Kita yang ber_Hati Lintah.



Gipo Dametaida

Selasa, 09 Agustus 2016

Jangan Asal Calon Legislatif Dari Distrik Dipa Kabupaten Nabire Papua

User Waktu Tag
Tidak ada komentar
Saya mau menghimbau kepada bakal calon legislatif peduli pembangunan Distrik Dipa, Besok yang jadi bakal calon legislatif 2019, teman-teman atau kaka-kaka yang maju menjadi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Kabupaten Nabire supaya tidak bersaing menjadi DPR, saya minta supaya yang maju dari Distrik Dipa dua orang saja jangan cuma maunya saja, Kalau mau maju dari partai lama yang sudah ada, itu sangat bagus supaya suara kalau mencukupi komisi bisa duduk menjadi komisi A atau B atau C, barang siapa yang mencalonkan diri dari partai baru jangan berharap untuk mendapatkan Komisi walaupun suara sudah mencukupi komisi.

Didalam ruang persidangan yang bisa berbicara di perleman itu yang sudah mendapat komisi, kalau DPR anggota biasa tidak hak berbicara dia hanya sahkan.


Banyar sekali masyrakat yang berkata,"DPRD ini kita sudah kasi naik tapi tidak ada satupun yang dia buat". Kalau kita berpikir tentang itu, kita lihat dulu dia dalam komisi atau anggota. Jadi besok saya minta supaya pilih hanya dua anggota DPRD, dan juga harus mendapatkan komisi, supaya kedua dapat berbicara tentang pembangunan jalan, kemajuan pendidikan, dan bisa bersaing dengan Distrik-distrik lain yang ada di Kabupaten Nabire.


Pemerintah Kabupaten Nabire jangan menutup mata, masyarat yang berjalan kaki dari kilometer 74 dan kilometer 86, mereka berjalan kaki mendaki gunung, lembah, melewati sungai (kali) dan melewati binatang buas yang ada di hutan.


Mereka bukan hanya sekedar berjalan kaki saja tetapi mereka membawa barang yang bebanya sangat banyak untuk kebutuhan hidup mereka. Walau sudah tahu bahwa beban yang mereka membawahnya sangat berat mereka tidak pantang menyerah .

Sekarang kita sebagai putra daerah harus menyadari bahwa tidak ada orang dari luar yang bisa datang memajukan daerah kita, jika bukan kita yang memajukan daerah kita sendiri siapa yang kita harapkan lagi.


Adelin Alex Madai


Senin, 01 Agustus 2016

Ilmu Pengetahuan vs Alkitab

User Waktu Tag
1 komentar
Ilmu Pengetahuan vs Alkitab


Pandangan yang berkembang saat ini, dan tampaknya diterima begitu saja oleh masyarakat luas, adalah bahwa ajaran Alkitab itu tidak sejalan dengan ilmu pengetahuan.
Catatan Alkitab dianggap kadaluwarsa bila dibandingkan dengan perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Benarkah demikian?
Tolong simak2 baik2 teman2 ku

Dalam sejarah, simultan dengan Reformasi, berlangsung pula apa yang dikenal sebagai Revolusi Ilmiah, yang menandakan bangkitnya ilmu pengetahuan modern.
Pelopornya adalah Kopernikus (1475-1543), astronom Polandia, dan Vesalius (1514-1564) dari Italia. Bukan berarti pada zaman sebelumnya ilmu pengetahuan belum berkembang. Bangsa Yunani, Arab dan China memiliki pengetahuan yang mendalam akan dunia ini. Namun, bangsa China hanya mengembangkan sedikit teori ilmiah umum, sedangkan bangsa Arab dan Eropa sejauh itu menganggap ilmu pengetahuan hanya sebagai salah satu aspek dari filsafat, dengan tradisi para filsuf, khususnya Aristoteles, sebagai pijakannya. Dengan kata lain, ilmu pengetahuan zaman pertengahan lebih dilandasi oleh otoritas atau ketokohan seorang filsuf daripada digali melalui observasi (metode ilmiah). Ilmu pengetahuan saat itu lebih banyak dikembangkan melalui logika daripada melalui eksperimen.

Bangkitnya ilmu pengetahuan modern tidak bertentangan dengan ajaran Alkitab, namun justru menemukan landasan yang kokoh dalam ajaran Alkitab.
Kalaupun Gereja Katholik Roma menyerang ajaran Kopernikus, dan kemudian Galileo (1564-1642), penyebabnya bukan karena ajaran mereka berlawanan dengan kandungan Alkitab.
Otoritas gereja menganggapnya demikian, namun hal itu terjadi karena unsur-unsur falsafah Aristoteles telah menjadi bagian dari ortodoksi gereja, dan pendapat Galileo bertentangan dengan pandangan mereka. Galileo bahkan menegaskan keserasian antara ajaran Kopernikus dan ajaran Alkitab, dan hal inilah antara lain yang membuatnya diadili.
Ini lebih hebat lagi
Temn2 coba simak baik2 (good)
......................................
Baik Alfred North
Whitehead (1861-1947) maupun J. Robert Openheimer (1904-1967), keduanya bukan orang Kristen, menegaskan bahwa ilmu pengetahuan modern lahir berkat pandangan dunia Kristen. Whitehead menyatakan bahwa Kekristenan adalah ibu dari ilmu pengetahuan karena ajarannya akan "rasionalitas Allah". Karena ilmuwan mula-mula percaya bahwa dunia ini diciptakan oleh Allah yang bernalar, mereka tidak terkejut sewaktu mendapati bahwa orang dapat menemukan sesuatu yang benar dari alam semesta ini berdasarkan penalaran. Adanya keteraturan dan hukum-hukum alam juga memungkinkan terjadinya berbagai penemuan dan pengembangan teknologi. Pandangan dunia Kristen, dengan demikian, telah memberikan ruang bagi "keyakinan akan kemungkinan perkembangan ilmu pengetahuan".
...'............................

Berikut ini segelintir contoh ilmuwan yang melandasi keilmuan mereka dengan keimanan. Isaac Newton, penemu hukum gravitasi dan. perumus tiga hukum gerakan yang mendasari ilmu dinamika, mengungkapkan kepercayaannya kepada kesahihan Alkitab dengan mengatakan,
"Kami memandang Kitab Suci Allah sebagai filsafat yang paling agung. Saya menemukan tanda keotentikan yang lebih banyak di dalam Alkitab daripada di dalam catatan sejarah dunia manapun."
Francis Bacon, Lord Chancellor dari Inggris, menyatakan, "Ada dua buku yang disodorkan kepada kita untuk dipelajari, untuk mencegah kita jatuh dalam kesalahan; yang pertama adalah Alkitab, yang mengungkapkan kehendak Allah; dan yang kedua adalah Alam Ciptaan, yang menunjukkan kuasa-Nya."
Michael Faraday, salah satu ahli fisika terbesar sepanjang waktu dan penemu genarator, menyatakan, "Alkitab, dan hanya Alkitab, tanpa penambahan dan pengurangan apapun oleh manusia, adalah satu-satunya tuntunan yang memadai bagi setiap pribadi, sepanjang waktu dan dalam setiap keadaan.... Iman kepada ketuhanan dan pekerjaan Kristus adalah pemberian Allah, dan bukti dari iman ini adalah ketaatan kepada perintah Kristus."

John Herschel, ahli astronomi terkenal yang menemukan 500 nebula (kelompok bintang) baru dan mendaftar bintang-bintang dan nebula baik dari belahan bumi utara maupun selatan, mengatakan, "Semua penemuan manusia kelihatannya dibuat hanya untuk semakin meneguhkan kebenaran yang datang dari tempat tinggi dan tercantum dalam Kitab Suci."
Samuel F.B. Morse, penemu telegram dan seniman terkenal, mengungkapkan imannya yang semakin bertumbuh terhadap keutuhan Alkitab dengan mengakui:
"Semakin dekat saya dengan akhir ziarah saya, semakin jelas bukti bahwa Alkitab bersumber dari Tuhan, kemuliaan dan keagungan pertolongan Allah bagi manusia yang telah jatuh semakin berharga, dan masa depan diterangi dengan harapan dan sukacita."
Harapan ku Tuhan ajari Aku merenungkan firman mu tiap hari siang dan malam
Gbu more(happy)

 :::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Kalvin Dipa Magai

Minggu, 24 April 2016

Sejarah Tanah Papua

User Waktu Tag
Tidak ada komentar

Sejarah Tanah Papua

Pada tahun 1511, seorang pelaut, melihat pulau yang di kenal dengan Pulau Irian ini ketika ia kembali ke Eropa dari Maluku lewat Amerika. Pada waktu itu penghuni Pulau Raksasa ini disebut orang Papua. Pada tahun 1554 Onigo Otis de Retes mendarat dekat sungai Mambramo dan menyebut pulau ini “Nova Guinea” (artinya Guinea Baru). Pada adad berikutnya, pada tahun 1632, Cartenzs melihat pegunungan yang di tutupi salju. Kapten Cook berlayar di bagian selatan dekat muara sungai Boven Digoel. Latak pulau Irian sudah di ketahui, namun tentang penduduknya belum di ketehui apa-apa.

Berdasarkan hasil perjalanan de Retes tersebut di sampaikan kepada Bangsa Eropa pada khusunya Bangsa Belanda. Maka para Misionaris Katolik dan ekspedsi pemerintah Belanda berlayar menyusuru arah timur matahari pertama terbit. Setelah 24 tahun kemudian, tepat pada tahun 1569 misi Katolik sudah mulai memasuki daerah Papua selatan melalu Seram. Selanjutnya pada tahun 1844 didirikan Vikariat Melanesia yang juga mencakup daerah Papua. Pada tahun 1845 tujuh orang Pater Prancis dan enam Bruder tiba di pulau Papua, tetapi mereka semua dibunuh penduduk asli.

Sepuluh tahun kemudian terhitung tahun 1845-1855, tepatnya pada 5 februari 1855 utusan misionaris ke Papua di pelopori oleh Bapak-bapak Tow (dari Jerman) mandarat pulau Mansinam kabupaten Manokwari-Papua Barat. Di sinilah pusat penyebaran Injil versi Zending Gereja pekabaran Injil Indonesia di Daerah Pantai Utara Papua.

Pada abad ke 19 barulah pemerintah Belanda dan lembaga agama mulai memberikan perhatian pada bulan ini. Pada tahun 1853 kapal uap yang bernama Vesuvius masuk tanah papua yang pertama kalinya orang papua melihat kapal.
Siapa yang lebih dulu masuk  tanah papua? Agama protestan atau agama Katolik? Menurut Dr.F.C Kama dalam bukunya “Dit Wonderlijke werk” (artinya pekerjaan yang ajaib)Gereja Protestan melalui karyanya pada tahun 1855. Sedangkan pada tahun 1938 dia bertemu dengan zaman (iman animis atau dukun) yang memiliki buku jilid II dari Summa Teologi karangan Thomas Aquino, ahli Filsafat dari Teologi kelahiran Spanyol.
Cacatan sejarah lain menyebutkan bahwa pulau dan bumi cendrawasih (Papua) ditemukan paling terkhir. Bumi cendrawasih hilang berabad-abad dan “dicari-cari” oleh pedagang Persia, Gujarat, India, Cina, Spanyol, Sriwijaya hingga Misiolog dan Antropolog Eropa dan Amerika dengan berbagai tujuan. Manusia-manusia yang mendiami bumi Papua ini pun sudah lama hidup tanpa kontak dengan dunia luar. Oleh karena Misiolog dan Antropolog Barat menjuluki tanah ini denagan sebutan”The Land That Time Forgot” pulau yang dilupakan. Residen J.P.Van Eachout menyebut “Vorgeten Arde” tanah yang dilupakan.

Dalam cacatan sejarah tanah papua banyak nama yang disebut sesuai dengan budaya dan bahasa si penemu. Ada yang menyebut tanah papua, pulau Papua atau manusia Papua. Ada pula yang menyebut tanah Irian, Pulau Irian atau Manusia Irian. Sehingga satu pulau yang diciptakan Tuhan ini memiliki banyak nama. Berikut ini nama-nama yang pernah disebut untuk menyebut tanah Papua :

1. Dwi Panta dan Samudranta
Nama ini diberi oleh pedagang-pedagang asal Persia, Gujarat dan pedagang India yang menemukan pulau itu pada abad ke VI dan VII, Dwi Panta dan Samudranta artinya ujung samudra dan ujung lautan.
 2. Tungki
Nama tungki ditemukan dalam catatan harian seorang pedagang Cina bernama Chou Yu Kuan. Nama Tungki dipakai untuk menyebut tempat asal rempah-rempah (daerah Serui) oleh pelaut dan padagang asal Cina pada abad ke VIII.
3. Janggi
Pada abad yang sama (abad ke-VIII), para pelaut dan pedagang Sriwijaya mengenal bumi Cendrawasih dengan nama Janggi.
4. Papua
Pada awal abad 19 dalam tahun 1500-1800 antonio d’Abrau (1511) Franscesco Sereno (1521) menyebut wilayah itu dengan nama “Os Papuas” atau juga “Ilha de Papola” dan Don Jorge de Menetes asal Portugis beberapa tahun kemudian menamainya Papua.  Nama Papua diketehui dalam catatan harian Antonio Figafetta juru tulis pelayaran  Magelhaens yang mengelilingi dunia. Nama Papua diketahui  Figafetta saat singga di pulau Tidore. Dalam bahasa Tidore Papua dari Kata Papu dan Ua yang artinya “tidak bergabung” atau “tidak bersatu” (not integrated), yaitu sebuah nama yang di pakai untuk menyebut sebagian tanah Papua yang tidak termasuk dalam kerjaan Tidore pada waktu itu.
5. Pulau Emas
Nama Pulau Emas diberi oleh Alvaro dan Savedra seorang pimpinan Armada Laut Spanyol yang mengikutu pelayaran Magelhaens, ketika menancapkan jangkar kapalnya dipantai utara Irian pada tahun 1528 dengan nama Isla de Oro atau Island of Gold artinya Pulau Emas.
6. Nueva Guinea
Pada tahun yang sama pelaut andal Spanyol bernama Inigo Oertis de Retes ketika berlayar dari Tidore ke Panama memberikan nama Nueva Guinea. Nama ini diberikan setelah ia melihat penduduk Guinea yang orang Belanda menyebut Niew Guinea. Dengan demikian nama Papua dan Niew Guinea digunakan secara umum pada waktu yang bersamaan.
7. Irian
Nama Irian diangkat dari bahasa Biak, Serui dan bahasa-bahasa lain di Papua oleh beberapa dewan suku-suku yang dikomandangi Frans Kaisepo, Korinus Krey, Yan Waromi dan kawan-kawan Kampung Harapan Jayapura (Holandia) pada tahun 1940-an. Atas kesepakatan bersama- sana, nama Irian disosialisasikan oleh Frans Kaisepo melalui pidatonya pada 16 juli 1946 di Konferensi Malino. Irian dalam bahasa Biak : iri artinya tanah, an artinya panas. Dengan demikian nama Irian artinya tanah panas, (iriane monda).
Dalam bahasa Serui iri artinya tanah, an artinya bangsa, jadi Irian artinya tanah Bangsa atau tanah air. Dalam bahasa Merauke iri artinya ditempatkan/diangkat tinggi dan an artinya Bangsa, jadi Irian artinya Bangsa yang diangkat tinggi. Sedangkan kata-kata yang di pakai bahasa Biak, Serui dan Merauke diketemukan kesamaan kata dari bahasa suku-suku rumpun budaya koteka yakni, kata (suku Dani/Lani dan Migani) artinya saya. Sedangkan suku Mee menambah huruf “I” menjadi “Ani” artinya saya. Sementara itu, dalam bahasa Arab, Irian berarti telanjang. Dari penggalian arti Irian mengandung arti “saya ini tau bangsa ini (dibentuk) dari (debu) tanah panas yang tinggi derajatnya dari makhluk hidup lain (karena memiliki akal dan budi).

Terhadap nama-nama yang disebutkan di atas, masyarakat Irian lebih senang di panggil Papua, karena dikenal dunia luas dan identik dengan orang Irian. Walaupun secara historis, nama Papua merupakan sebutan orang Tidore berarti tidak bergabung (not integrated) dengan kerjaan Tidore pada waktu itu. Nama Papua ditetapkan sebagai nama Provinsi termasuk untuk menyebut manusia asli yang hidup diatas tanah ini bukanlah yang terpenting, tetapi tujuan akhir dari penggunaan/pemakian nama-nama tersebut, tergantung situasi dan kondisi pembicaraan.




Jumat, 01 April 2016

Arti Kehadiran

User Waktu Tag
Tidak ada komentar
Ada seorang pria bernama Boti Tibo, namun ia sering dipanggil BT oleh kerabatnya. Dia orang yang tampan, baik hati dan tidak sombong. Karena ketampananya banyak wanita yang tergila-gila padanya. Semasa kuliah ia dikenal sebagai pribadi yang rajin dan cerdas. Sayangnya, Boti adalah orang yang agak pemalu sehingga kadang membuatnya tidak percaya diri.

Ada juga seorang wanita cantik bernama Junitha di kota itu. Wanita yang dikenal seorang yang baik hati, sabar dan juga tidak sombong. Ia selalu aktif dalam organisasi kemanusiaan dan memiliki jiwa sosialisme yang tinggi. Dia juga seorang pecinta bunga. Banyak koleksi bunga di rumahnya. Mulai dari halaman depan sampai halaman belakang. Tidak hanya itu, dalamnya pun banyak bunga yang dipotkan.

Junitha Betler adalah teman kuliahnya Boti. Mereka sudah saling kenal sejak masa-masa kuliah. Kuliah di kampus yang sama dan di jurusan yang sama. Namun sekarang mereka telah bekerja sejak 3 tahun lalu setelah lulus. Junitha bekerja di salah satu bank swasta sedangkan Boti bekerja di perusahaan makanan kaleng sebagai CEO (chief executive officer).

Semasa kuliah Junitha adalah wanita idaman para lelaki, salah satu diantara mereka adalah Boti. Junitha selalu menjadi incaran para pria-pria dikampusnya. Namun, Junitha selalu pintar untuk menempatkan dirinya. Baginya, persahabatan yang utama. Susah baginya untuk mencari teman daripada musuh.

Suatu saat, karena malu mengatakan rasa cintanya kepada Junitha maka setiap pagi BT selalu mengirimkan setangkai mawar merah kepada Junitha melalui seorang penjual bunga. Kebetulan saat itu keduanya masih single. 

Atas anjuran BT, setiap pagi penjual bunga selalu mengantarkan dan menaruh setangkai mawar merah di depan pintu rumah Junitha. Setiap bunga yang diantarkan kepadanya selalu tidak dicantumkan nama Boti. Yang ada hanyalah alamat penjual bunga itu. Sengaja Boti melakukannya agar Junitha penasaran.

Sudah seminggu Junitha selalu mendapatkan bunga mawar merah. Tidak tahu dari mana bunga-bunga ini berasal. Setiap pagi bunga selalu dilatakkan di depan pintu rumahnya. Hal ini, membuat ia penasaran dan mulai bertanya-tanya dalam hatinya, sebenarnya siapa orang yang selalu memberikan mawar merah kepadanya.

Dengan rasa penasaran yang tinggi, ia menemui sang penjual bunga..

Hey, apakah Anda yang selalu mengantarkan bunga mawar merah kepadaku ?
Iya nona, saya hanya mengantarkan bunga itu kepada nona.” 

Lalu, siapa sebenarnya yang selalu memberikan bunga mawar merah untukku ?” tanyanya penuh rasa ingin tau.
Tuan Boti yang menyuruhku untuk memberikan bunga mawar kepada nona. Dia tinggal disana,” sambil menunjuk jari telunjuknya ke arah tempat tinggal BT.
" Ooww, rupanya dia yang selalu memberiku bunga mawar kepadaku setiap pagi," gumamnya dalam hati.

Ya, saya mengenalnya. Dia teman lamaku sewaktu kuliah. Saya akan menemuinya dan menanyakan ini kepadanya,” katanya kepada penjual bunga.
Ia lansung menemui Boti. Kebetulan saat itu Boti sedang mencuci mobil kesayangannya di depan rumahnya.
Karena melihat Junitha datang membawa bunga mawar di tangan kanannya maka ia terlihat agak bingung dan sedikit grogi. Ia berusah lebih dulu menyambutnya agar dapat menguasainya.

Hey Junitha, selamat pagi ? baru pertama kali aku melihat kamu lewat sini,” sambut Boti. 

Iya Bot, terpaksa saya lewat sini hanya untuk menanyakan sesuatu padamu.
Wah, kali ini membuat hatinya tambah gemetar.

Apakah kamu yang selalu memberikan bunga mawar kepadaku ?” tanya Junitha

Ya benar, aku yang selalu memberikan bunga mawar merah kepadamu setiap pagi. Saya yang selalu menyuruh si penjual bunga untuk mengantarkannya kepadamu.” jawab Boti dengan sedikit malu.

Mengapa kamu selalu memberikan bunga mawar merah kepadaku ?” tanya Junitha lagi.

Karena aku suka padamu !” Jawab BT dengan Spontan.
Lanjut Boti dengan serius, “supaya kamu tahu Junitha, aku menyukai kamu tidak sejak aku mengirimkan bunga mawar merah untukmu tetapi sejak kita masih kuliah. Aku selalu berusaha untuk mendekatimu namun perasaan maluku membuat aku tak bisa mendekatimu. Aku tidak percaya diri ketika ingin berbicara denganmu bahkan untuk bertemu sekalipun. Aku selalu saja malu dan takut. Namun dibalik semua itu, aku sangat menyukaimu bahkan mengagumimu !"

Jika memang kamu menyukaiku, apakah tidak ada cara lain ? Kenapa harus membuatku penasan dengan bunga-bungamu ?
Menurutku, itu cara terbaik bagiku untuk bisa memilikimu. Sengaja aku tidak menuliskan namaku di setiap bunga mawar yang aku kirimkan kepadamu agar rasa penasaranmu yang akan memberitahukan padamu bahwa aku yang memberikan bunga-bunga itu. Inilah perasaan sukaku kepadamu. Maukah kamu menjadi kekasihku ?” dengan harap yang keras menghangatkan keberaniannya melontarkan kata-kata yang tak pernah bisa ia ungkapkan.
Sejak masa kuliah, Junitha sempat menyukainya karena ketampanan dan kepintarannya. Tapi ia menganggap itu biasa-biasa saja. Baginya, menyukai adalah sesuatu yang normal bagi manusia. Namun kali ini berbeda, Boti melumpuhkan kenormalan itu sehingga Junitha jatuh hati padanya.

Dari sekian banyak pria, baru pertama kali aku temukan seorang pria yang dapat membuat aku jatuh hati karena penasaranku atas semua bunga-bungamu. Rasa penasaranku telah membuat hatiku luluh. Sekarang, caramu telah membuat aku benar-benar suka padamu. Hadirlah dalam hidupku, temani aku dalam setiap hidupku.

Mulai saat itu, hingga mereka hidup dalam satu keluarga, Junitha selalu mendapatkan setangkai mawar merah setiap hari. Setiap pagi bunga selalu diletakkan di depan pintu rumah. Saat suaminya bertugas di luar daerah bunga selalu diantarkan kepada Junitha. Saat suaminya sakit bunga selalu diantarkan kepada Junitha. Setiap pagi setangkai mawar merah selalu diantarkan kepada Junitha oleh si penjual bunga. Junitha yakin bahwa bunga-bunga yang selalu ia dapatkan pasti pemberian suaminya, Boti.

Sampai suatu waktu, suaminya meninggal. Junitha merasa bahwa dalam kehidupannya ia tidak akan mendapatkan bunga lagi karena suaminya telah meninggal. Tetapi tidak, setangkai mawar merah tetap saja diantarkan kerumahnya. Besok pun sama. Besoknya pun demikian. Hari berikutnya juga sama saja. Hal itu membuatnya sangat penasaran dan membuat hati Junitha tidak tenang.

Suatu saat, karena penasaran ia kembali menemui penjual bunga untuk menanyakan kembali dari mana sebenarnya asal bunga mawar itu. Lalu ia pergi menemuinya.

Hey, suami saya telah meninggal 1 minggu yang lalu, kenapa bunga masih saja kau kirimkan untukku ? Jangan-jangan saat itu kau salah menunjukan orang kepadaku ?

Maaf Nyonya, kata Tuan Boti, bunga mawar akan stop dikirimkan jika Nyonya meninggal. Katanya, itu bukti kehadirannya dalam setiap hidup Nyonya
Junitha menangis setelah mendengarkan kalimat itu. Dengan tangisan dari dalam hati, Junitha membalikan badannya lalu pulang ke rumahnya. Di perjalanan, ia kembali teringat kisah pertama jadian hingga bunga yang selalu hadir setiap pagi membuatnya sedih dan terus menangis. Kisah-kisah yang indah membuatnya tak bisa bertahan diri, pipinya berlinang air mata.

Ia mengerti bahwa suaminya memberikan pelajaran berharga mengenai arti kehadiran dalam hidup. Ia bahkan merasa menyesal karena dalam hidup bersamanya Ia tidak selalu hadir dalam kehidupan suaminya. Junitha mengerti bahwa kehadiran bunga memberikan arti terpenting  dalam hidupnya.

Bagi Boti, itu hanya ungkapan kebahagiaan karena telah mendaptkan seorang wanita yang disukainya. Yang berarti akan dicintainya sampai akhir hidupnya. Baginya yang utama adalah kehadiran untuk kekasihnya, Junitha. Walau hanya melalui setangkai bunga namun bunga dapat memberi arti penting dalam hidup bersama. Bunga merupakan lambang kehadirannya.

___NATTO TEBAI

Kamis, 31 Maret 2016

1 Desember 1961

User Waktu Tag
Tidak ada komentar
Dahulu sebutan Pulau Papua dikenal sebagai Nova Guinea, yang dalam bahasa spanyol berarti Guinea Baru. Ini dikarenakan para pelaut spanyol yang pertama menginjakan kaki di Pulau Papua pada tahun 1582, karena melihat adanya kemiripan penduduk papua dengan penduduk di Benua Afrika. Saat ditemukan pulau besar itu, Spayol mengklaim bahwa pulau papua termasuk wilayah kerajaan Spanyol.


Foto: Berita Aneh 
Pada tahun 1663, Belanda mengambil alih kekuasaan atas Pulau Papua dengan menghambat perdagangan rempah-rempah Spayol di wilayah Papua. Mulai saat itulah Belanda mulai berkuasa hingga menyerahkan Papua yang dulunya Irian Barat ke negara federasi Indonesia sebagai negara kesatuan RI. Selain Spayol dan Belanda Inggris pun sempat menginjakan kaki dan berkuasa atas Pulau Papua pada tahun 1774 dan akhirnya dengan tantangan keras Sultan Tidore atas wilayah ini maka pada tahun 1814 Inggris meninggalkan Papua bagian barat.

Penjajahan atas tanah papua tidak terlepas dari kekayaan alam yang dimilikinya. Pulau papua memiliki kekayaan alam yang melimpah ruah, mulai dari emas, tembaga, nikel, batubara,  minyak tanah, gas alam, tanah yang subur akan pertanian, kekayaan laut dan hutannya yang menggiurkan bahkan uranium yang menjadi incaran para penguasa dunia.

Kekayaan-kekayaan inilah yang mengakibatkan munculnya peradaban kapitalisme besar-besaran di Tanah Papua oleh kapitalis eropa, terutama Belanda. Keberadaan peradaban kapitalis inilah yang menjadi sumber konflik di Tanah Papua dikemudian hari, bahkan hingga sekarang.

Pada umumnya, bangsa Papau memiliki sifat kultur yang mampu mempertahankan keberadaan dirinya selama bertahun-tahun, yaitu sifat mengatur dirinya sendiri. Sifat dasar ini selalu ditunjukan oleh bangsa Papua ketika berhadapan dengan pihak-pihak lain, seperti pemerintah kolonial Belanda, misionaris, pedagang dan pendatang pada umumnya.

Dalam kebudayaan masyarakat papua juga dikenal berbagai cara dalam menyatakan ketidaksetuaan seseorang terhadap suatu hal, biasanya dengan memprotes secara terbuka, melarikan diri, menyendiri, bersikap acuh tak acuh bahkan melakukan perlawanan fisik. Semuanya itu dapat dilakukan untuk mempertahankan keberadaan dirinya.

Pada tahun 1920, Hindia Belanda telah menginjakan kaki di Papua hingga berhasil memepersatukan teritorialnya di Pulau Papua. Sedangkan keterlibatan PBB di Irian Barat dimulai pada Tahun 1949 melalui pembentukan komisi PBB untuk Indonesia. Komisi ini merancang pelaksanaan konferensi meja bundar di Belanda yang menghasilkan suatu persetujuan penyerahan kedaulatan dari Belanda ke federasi Indonesia, dibawah pimpinan Soekarno.

Selama perudinagn berlansung, Belanda bersih keras mempertahankan kedaulatannya atas Irian Barat. Sebaliknya, Jakarta mempertahankan diri bahwa Irian Barat merupakan bagian integral dari Hindia Timur Belanda dan harus menjadi bagian dari wilayah kesatuan Republik Indonesia.

Ketika persengketaan irian barat semakin sengit, akhirnya pada tanggal 1 Desember 1961 pemerintah Belanda menyetujui pendeklarasian kemerdekaan Papua di Holandia, kini Jayapura. Seperti yang telah dinyatakan dalam New Guinea Raad yang Kemudian Bangsa Papua menjadikannya sebagai hari bersejarah atas kemerdekaannya.

Pada tanggal 2 januari 1962, dibentuklah Komando Mandala (TRIKORA) yang dipimpin Mayor Jendral Soeharto untuk membebaskan Irian Barat (Papua). Akhirnya terjadi pertempuran antara pemerintah Belanda dan Indonesia. Karena itu, pada tanggal 21 Februari 1962, Presiden Soekarno bertemu dengan presiden Amerika Serikat, John F. Kennedy untuk menyelesaikan masalah Irian Barat (Papua). Maka, atas tekanan dari Amerika Serikat, pada tanggal 15 Agustus 1962 Pemerintah Belanda akhirnya menandatangani persetujuan dengan indonesia mengenai penyerahan kedaulatan Irian Barat kepada Indonesia. Persetujuan ini yang dikenal dengan New York Agreement yang isinya tentang penentuan nasib sendiri untuk masuk ke Indonesia atau tidak, namun tidak perna dipersoalkan.

Kemudian pada bulan Agustus tahun 1968 suatu tim PBB berkunjung ke Tanah Papua untuk membantu memberikan pendapat dan terlibat lansung dalam penentuan nasib sendiri rakyat papua (PEPERA). Namun demikian, bagi Bangsa Papua PEPERA 1969 adalah manipulasi hak suara Bangsa Papua Barat yang akhirnya berakhir dengan ketidakadilan.

Pemerintah Indonesia yang memiliki hak absolut untuk menjaga negara kesatuan kemudian menempatkan pasukan-pasukan militernya dalam jumlah yang besar diseluruh Tanah Papua, pada tanggal 1 Mei 1963.

Kehadiran aparat keamanan di Tanah Papua pada kenyataannya malah mengacaukan dan merisaukan bangsa Papua, ketika hak asasi dan politiknya terus-menerus dilanggar. Operasi-operasi pun terjadi oleh aparat keamanan Republik Indonesia, seperti Operasi Sadar I-IV (1965-1966), operasi Bratayudha (1966-1967), operasi wibawa I-IV (1967-1969), operasi pamungkas (1965-1971), operasi wisnumurti I dan II, Operasi pasca pembebasan Mapnduma, operasi penyisiran masyarakat sipil di Abepura (2000) dan Wasior (2001), Operasi wamena berdarah dan Operasi lainnya. Akibatnya, banyak orang Papua yang tak bersalah di tangkap, disiksa, bahkan dibunuh karena dianggap melawan kedaulatan Republik Indonesia. Hak asasi dan politiknya dilanggar sehingga yang ada hanyalah kekacauan di Tanah Papua, sedangkan Bangsa Papua menginginkan kedamaian atas jati dirinya.

luapan pemisahan diri bagi masyarakat Papua sudah ada sejak dulu dan terus berkembang hingga kemudian disebut sebagai Organisasi Papua merdeka (OPM), yang semakin lama semakin meluas hingga kini dan diikuti oleh demonstran-demonstran kaum nasionalis. Pergerakan organisasi Papua merdeka (OPM) dimulai pada tanggal 26 Juli 1965 di Manokwari yang pimpin oleh Sersan Mayor Permanas Fery Awom.

Rasa kehilangan harkat dan martabat ditanahnya sendiri terasa semakin mengental sehingga gejolak untuk memisahkan diri dari negara kesatuan RI terus meningkat tajam. Ini sangat terlihat jelas saat pendekatan pembangunan pada masa orde baru yang menempatkan masyarakat Papua hanya sebagai objek yang justru melahirkan sentimen anti Indonesia yang semakin terakumulatif menjadi suatu self defeating power bagi masyarakat Papua Barat.
Disamping itu, banyak kalangan yang salah presepsi bahkan belum paham mengenai akar persoalan di Tanah Papua, yang sebenarnya diakibatkan oleh terjadinya penyimpangan-penyimpangan pada sejarah Papua.

Sejarah telah mencatat dan membuktikan bahwa wilayah Irian Barat (Papua) tidak termasuk wilayah Indonesia. Ini terbukti karena beberapa sebab, antaranya:
  1. Jauh sebelum indonesia mengambil ahli Tanah Papua, Tanah papua telah menjadi bagian dari kerajaan Belanda pada tanggal 7 Maret 1910 dan tidak menjadi wilayah Hindia Belanda yang saat itu berkedudukan di Batavia atau sekarang Jakarta selama tiga setengah abad (350 Tahun)
  2. Pada tanggal 23 Agustus 1956 dalam perubahan UUD Belanda, Tanah Papua (new Guinea) telah menjadi bagian dari kerajaan Nederland.
  3. Berdasarkan Pidato Presiden soekarno di depan sidang BPUPKI dan PPKI Pada tanggal 11 juli 1945 bahwa Indonesia merdeka hanya meliputi sabang (Aceh) sampai Amboina (Maluku). Sedangkan Tanah Papua tidak dimasukan atau diluar wilayah hukum RIS atau RI.
  4. Dalam Sidang tersebut, bahkan dengan tegas Dr. Moh. Hatta mengatakan bahwa kemerdekaan RI hanya untuk rumpun bangsa melayu tetapi rumpun melanesia tidak termasuk dengan alasan orang Papua masih terbelakang dan tertinggal, biarlah nanti kemudian Orang Papua menentukan nasibnya sendiri atau Merdeka.
  5. Presiden terpilih, Abdulrahman Wahid kemudian membuka wacana baru yaitu dengan mengijinkan pengibaran bendera Bintang Kejora pada peringatan hari kemerdekaan papua pada tanggal 1 Desember 1999. 
Maka dari fakta-fakta sejarah tersebut, dapat kita pahami bersama bahwa pendudukan Irian Barat oleh pemerintah RI menjadi bagian dari wilayah negara adalah hanya untuk kepentingan kekuasaan, politik dan ekonomi.

Orang Papua bahkan tidak pernah terlibat dan dilibatkan pada masa-masa awal perjuangan dan persengketaan bangsa-bangsa serta perumusan perjanjian politik, misalnya tidak ada kekuatan hukum RI yang mengikat bangsa dan bumi Papua sejak awal perjuangan hingga tahun 1999. Seperti, Konferensi Meja Bundar pada bulan Desember 1949 di Denhark dan New York Agreement 15 Agustus 1962 di Amerika antara pemerintah RI dan Kerajaan Belanda serta Roma Agreement antara kerajaan Belanda, RI dan AS.

Penolakan Bangsa Papua terhadap pemerintah RI telah dimulai pada tahun 1951 dalam sikap penyataan yang terdiri dari 16 pasal yang ditandatangani oleh para tokoh dan pemimpin papua, jauh sebelum terjadi PEPERA.

Rakyat Papua secara konstitusional telah mendirikan negara merdeka pada tanggal 1 Desember 1961 di Holandia, kini Jayapura, yang dilengkapi dengan alat kenegaraan Papua Barat dan pada tanggal 1 Desember Bangsa Papua merayakannya sebagai hari kemerdekaannya.––––––––––Natto Tebai

Melirik Mesir

User Waktu Tag
Tidak ada komentar
Mesir yang dulu.

Dalam bahasa Ibrani, Mesir disebut sebagai Mizraim, yang secara harfiah berarti Hitam. Dalam pelajaran antropologi disebut keturunan Negroid. Sedangkan dalam Alkitab disebutkan bahwa Mizraim adalah anak kedua dari Ham. Sedangkan Ham adalah anak bungsu dari Nabi Nuh, yang mendapat kutuk dari ayahnya. Akibatnya, keturunan Ham menjadi hamba dari keturunan Sem dan Yafet  (kejadian 9:25). 

Sumber: http://islamedia.web.id
Dalam catatan sejarah, Mesir telah menjadi sebuah kerajaan besar  sejak tahun 3100 SM. Sebanyak 30 Dinasti telah dilaluinya.

Dalam Alkibat, Mesir disebutkan sejak zaman Nabi Abraham. Pada massa itu Mesir menjadi kerajaan yang paling besar. Pada masa kejayaanya lahirlah Bangsa Israel, ketika Yakup dan semua keluarganya masuk ke Mesir sekitar tahun 1875 SM. Saat kejayaannya, Bangsa Israel dijadikan Budak bagi orang Mesir sehingga pada massa itu bangsa mesir membutuhkan seorang utusan Allah untuk menyelamatkan mereka. Yang kemudian oleh Nabi Musa bangsa Israel dibawah keluar dari perbudakan Mesir menuju tanah perjanjian. Tanah yang dijanjikan Tuhan dalam Alkitab.
                         

Kekalahan Mesir.



Dalam sejarahnya, Mesir telah ditaklukan oleh kerajaan Babilon pada tahun 605 SM. Kemudian di tahun 525 SM oleh Kerajaan Media tetapi tanpa pertumpahan darah. Untuk ketiga kalinya Mesir dikalahkan oleh Yunani, dibawah pimpinan Alexander the Great.

Kemudian pada tahun 641-1517, Mesir perna berada dibawah pemerintahan para khalifah Arab.  Pada masa inilah pertama kali Agama Islam masuk ke Mesir. Tidak heran bila pada masa kini, sekitar 90% rakyat mesir beragama Islam.
Kemudian pada tahun 1798-1801, Mesir perna ditaklukan oleh Perancis dibawah Pimpinan seorang Jendral yang terkenal, Napoleon Bonaparte.
Pada tanggal 28 Februari 1922 Mesir menjadi bangsa yang merdeka. Mesir terlibat dalam perang besar-besaran melawan Israel. Namun, Israel selalu mengalami kekalahan.
Pertama, saat Israel memproklamirkan kemerdekaannya pada tanggal 14 Mei 1948.
Kedua, kemenangan Israel  dalam perang selama 6 hari “Perang 6 hari” pada tahun 1967.
Ketiga,  kemenangan saat “Perang Yom Kippur” di tahun 1973.
Dalam perang-perang ini, Mesir selalu menjadi pecundang. Bagi Bagsa Israel, semua kemenangan itu adalah mujizat dari Yohova El Shaddai, Tuhan Yang Maha Esa yang disembah oleh Nabi Musa.
Dalam Alkitab, Mesir memiliki keunikan tersendiri.
Pertama, saat kelaparan Abraham masuk ke Mesir. Setelah meninggalkan Mesir, Hagar yang menjadi istrinya mengikutinya keluar dari Mesir dan kemudian lahirlah Ismail. Kemudian  Ismaillah yang menghadirkan 12 bangsa-bangsa Arab (Kejadian 16:1-3; 25:12-16).
Kedua, Yakub dan keluarganya masuk ke Mesir. Mereka berkembangbiak di sana dan menjadi cikal bakal lahirnya bangsa Israel, hal itu berlansung selama 430 tahun  (keluaran 12:40).
Ketiga, ketika masih bayi, Yesus disembunyikan di Mesir selama tiga setengah tahun. Hal ini terjadi karena ada ancaman oleh Raja Herodes. Namun yang jadi pertanyaan, mengapa harus ke Mesir ? (Matius 2:13-15).
Mesir masa kini.
Mesir terkenal dengan peradaban kuno dan beberapa monumen kuno termegah di dunia, misalnya Piramid Giza, Kuil karnak dan Lembah Raja serta Kuil Ramses. Di Luxor, sebuah kota di wilayah selatan, terdapat kira-kira artefak kuno yang mencakup sekitar 65% artefak kuno di seluruh dunia. Kini, Mesir diakui secara luas sebagai pusat budaya dan politikal utama di wilayah Arab dan Timur Tengah.

Lebihnya Mesir terkenal dengan Piramid dan Sphinx. Piramid dan Sphinx merupakan peninggalan kuno yang menjadi kebanggan bangsa dan negara Mesir. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi Mesir. Ibu kotanya adalah Cairo/Kairo. Jumlah Rakyat sekitar 54,7 juta jiwa, jauh lebih besar dari penduduk Indonesia yang berkisar  235,5 juta jiwa.

Pada masa ini, luas tanah Mesir sekitar 389.400 mil persegi atau sekitar 999.739 km2. Sekitar 96% gersang (padang gurun), 4% tanahnya subur, yaitu tanah Gosyem. Tanah Gosyem yang dulunya diberikan Firaun kepada Yusuf/bangsa Israel.
Setelah Perang Yom Kippur dan setelah perjanjian Camp David, saat ini Mesir, Yordania dan Israel mengadakan hubungan kerjasama dibidang pariwisata.
Sumber: http://bldirgantara.blogspot.com
Turis indonesia yang ingin berkunjung ke Mesir pastinya tidak bisa lansung ke Mesir. Ia harus lebih dulu mendarat di kota Amman, Ibu kota Yordania. Ini karena Indonesia dan Yordania memiliki hubungan diplomatik yang resmi, sejak ditandatanganinya perjanjian Camp David pada 26 maret 1979. Lalu Yordania ke Kairo, Mesir. Sebab itu, bagi para turis dari indonesia yang rindu akan kota Yerusalem, danau galilea, bukit zaitun dan berbagai tempat bersejarah di Israel, akan mendapat pintu masuk lewat kairo (Mesir).

Dalam hal ini Mesir juga diuntungkan karena dengan membuka pintu masuk menuju Israel, para turis yang berkunjung ke Israel akan meluangkan beberapa waktu untuk melihat Piramid dan Sphinx.

Seperti yang dikabarkan oleh Pdt. Gideon Sucahyo, S.Th dalam Christian lifestyle Magazine, Di tepi pantai Mesir bagian Timur/timur laut, dibangun hotel-hotel berbintang dengan dana dari para konglomerat (orang) Yahudi. Hotel-hotel itu merupakan tempat perjudian yang resmi. Dikabarkan juga bahwa, yang bermain judi adalah orang Yahudi/Israel dan berbagai bangsa-bangsa lain. Dengan Ini, Mesir juga diuntungkan dengan menarik pajak yang jumlahnya Jutaan dolar per bulan. Ini menjadi pendapatan tambahan bagi pemerintah Mesir dan mengalir secara rutin.

Para pejuang Arab/Palestine mengganggap Mesir sebagai Penghianat karena telah mengingkari sumpah “ Perang Melawan Israel “ pada Liga bangsa-bangsa Arab.

Namun, pemimpin Mesir dari Anwar al Sadat sampai Hosni Mubarak, melihat masalah Palestine –Israel dari sudut pandang yang rasional. Hal ini dapat dilihat dari:

Pertama, PBB (UNO) telah mengakui secara sah bahawa Israel adalah satu bangsa yang eksis.

Kedua, Berpegang pada keputusan PBB bahwa Tanah Palestina “dibagi dua” menjadi milik bersama antar Palestina dan Israel.

Ketiga, Tiga kali Mesir telah melakukan kekerasan (Perang) melawan Israel, yaitu di tahun 1948, 1967 dan 1973. Ketiga-tiganya telah gagal (kalah) total, sebab itu Mesir tidak berani untuk menyerang Israel lagi.

Keempat, tidak seperti Palestine, Israel saat ini menjadi negara dengan kekuatan militer 10 Besar dunia yang juga dilengkapi rudal-rudal berkepala nuklir. 

Hosni Mubarak perna mengarahkan Palestina agar mau menyelesaikan konflik dengan Israel di Meja Perundingan dan lebih mengutamakan “Kekuatan minyak bumi” sebagai senjata politik. Walau kelompok ekstrim Palestina tetap bersikeras tapi Mesir tetap tidak tergoyahkan. Mengapa ?

Mesir Yang Akan Datang.

Sebagai pusat peradaban bangsa yang besar, banyak para pengamat yang sedang mengamati Mesir di masa yang akan datang. Berikut uraian singkat berdasarkan Alkitab yang dikutip oleh Pdt. Gideon Sucahyo, S.Th:

“ Ia akan menjangkau negeri-negeri, dan negeri Mesir tidak akan terluput. Ia akan menguasai harta benda emas dan perak dan segala barang berharga negeri Mesir, dan orang Libia seta orang Etiopia akan mengikuti dia.”

 (Daniel 11:42,43).

Ayat ini merupakan nubuat tentang masa depan Mesir di akhir zaman. Yaitu, Mesir akan diserbu dan akan dikalahkan oleh Antikris yang diiringi oleh beberapa negara. Secara politik belum diketahui secara pasti, apa penyebab kehancuran itu nantinya.

Perdiksi pertama, Mesir menolak rencana antikris dan Nabi Palsunya untuk meniadakan Nasionalisme dan menentang faham Internasionalisme yang dikumandangkan oleh antikris dan Nabi Palsu Akhir Zaman.

Perdiksi kedua, Mesir tetap berkomitmen dengan perjanjian Camp David yang ditandatangani oleh Anwar al Sadat (Presiden Mesir), Menachem Begin (Israel)  dan Jimmy Carter (USA).

Banyak koalisi yang digalang pemimpin dunia. Tujuan utama adalah untuk menghancurkan Israel namun Mesir cukup jeli melihat hal itu sehingga Mesir tidak bergabung. Akibatnya sang penguasa murka. Dengan dibantu oleh Etiopia dan Libya, Antikris akan menyerang  dan mengalahkan Mesir. Mesir akan dijarah. Namun, setalah kehancuran/kekalahan, Mesir akan akan menerima belas kasihan dan petolongan Tuhan.

“ pada waktu itu akan ada mezba bagi Tuhan ditengah-tengah tanah Mesir dan tugu peringatan bagi Tuhan pada perbatasannya. Itu akan menjadi tanda kesaksian bagi Tuhan semesta alam ditanah Mesir: Apabila mereka berseruh kepada Tuhan karena orang-orang penindas, maka ia akan mengirimkan seorang juruselamat kepada mereka. Tuhan akan menyatakan diri kepada orang Mesir, dan Orang Mesir akan mengenal Tuhan pada waktu itu; mereka akan beribadah dengan korban sembelihan dan korban sajian, dan mereka akan bernazar bagi Tuhan serta membayar nazar itu. Tuhan akan menghajar orang Mesir, akan menghajar dan menyembuhkan; dan mereka akan berbalik kepada Tuhan dan Ia akan mengabulkan doa merka serta menyembuhkan mereka. “ 

(Yesaya. 19:19-22)

Dari ayat diatas terlihat jelas bahwa setelah kehancuran, bangsa Mesir akan dipulihkan oleh Tuhan. Tuhan akan memilih seorang tokoh untuk menyelamatkan dan memulihkan Mesir, pada masa akhir zaman. Pada masa akhir zaman juga, secara ajaib (Atas kemurahan Tuhan) bangsa Mesir akan menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat mereka. Allah akan menolong mereka untuk melawan para penjajah dan akan membalikan keadaan. Di ujung akhir zaman, Mesir akan dipulihkan oleh Allah.
Sumber: http://rovicky.wordpress.com
Tulisan ini disusun bukan dari sudut pandang politik tetapi merupakan suatu tafsiran dan prediksi dari dalam Alkitab. Hanya untuk membuktikan rasa penasaran dan rasa curiosity. _Natto Tebai