![]() |
| Awim Widigipa |
![]() |
| Yupy Weya |
![]() |
| Anggota IPMMO |
![]() |
| Matius Zonggonau |
Bandung, Ikatan Pelajar dan Mahasiwa Moni (IPMMO) Kabupanten Intan Jaya, mengadakan musyawarah besar (MUBES) wilayah Bandung Jawa Barat periode 2017-2018. Dalam musyawarah ini pun, yang mencalonkan diri ada tiga bakal calon diantaranya :
1. Yupy Weya
2. Mateus Zonggonau
3. Awim Widigipa
Di antara mereka sangatlah ketet dalam persaingan perebut suara dari masa atau anggota organisasi Ikatan Pelajar dan Mahasiwa Moni atau disingkat (IPMMO) dari kabupaten Intan Jaya ini. Mereka pun membacakan atau berkampanye visi dan misi mereka. Yang Anggota organisasinya sekitar tiga puluh orang ini ikut hadir didalamnya dan ikut menyaksikan mubes.
Hasil dari musyawarah dan perolehan suara tiga calon ini diantaranya :
1 Yupy weya 7 suara
2 Matius Zonggonau 4 suara
3 Awim Widigipa 18 suara
2 Matius Zonggonau 4 suara
3 Awim Widigipa 18 suara
Yupy Weya menjabat sebagai wakil ketua dan Matius Zonggonau menjabat menjadi sekertaris IPMMO. adapun Visi dan Misi dan ketua terpilih :
Visi
Menjadikan organisasi IPMMO koordinator wilayah Bandung sebagai tempat bagi pelajar dan mahasiswa /i asal kabupaten intan jaya yang memiliki kualitas, kecerdasan, kreatif dan takut akan Tuhan dalam menjalani kehidupan sehari hari.
Menjadikan organisasi IPMMO koordinator wilayah Bandung sebagai tempat bagi pelajar dan mahasiswa /i asal kabupaten intan jaya yang memiliki kualitas, kecerdasan, kreatif dan takut akan Tuhan dalam menjalani kehidupan sehari hari.
1
. mengembangkan sikap hidup religius dan saling menghargai sesama yang lain.
2
. mengutamakan mengutamakan seluruh data base pelajar dan mahasiswa asal
kabupaten Intan Jaya yang ada di kota studi Bandung Jawa Barat.
3
. membangun menjalin hubungan kerjasama yang baik baik orang tua pemerintah
daerah Kabupaten Intan Jaya juga panguji bank paguyuban maupun komunitas
komunitas yang ada.
4
. mengembangkan sikap peduli dan Solidaritas atau kebersamaan internal dan
eksternal dalam organisasi.
MOTTO.
Kalau bukan kita siapa lagi Kalau bug bukan sekarang Kapan lagi.
Kalau bukan kita siapa lagi Kalau bug bukan sekarang Kapan lagi.
Belajar berorganisasi menjadi pengalaman dan melatih diri menjadi pemimpin yang takut akan Tuhan.



