Sabtu, 08 Oktober 2016

Propaganda dan Manipulasi di Papua

User Waktu Tag
Tidak ada komentar
Ikuti perkembangan saat ini, di Papua sangatlah menyedihkan buat kami orang papua yang saat ini ditindas oleh kolonialisme, kapitalisme dan banyak ormas yang tidak bertanggung jawab yang bermunculan dari mana-mana sedang beredar.

Yang sekaran terjadi di papua Pro dan Kontra yang di blackup oleh kolonialme yang niatnya menghilangkan ras Melanesya. Mereka itu orang yang sangat

Senin, 03 Oktober 2016

Seorang Wanita Melahirkan Anak Ikan Lele

User Waktu Tag
Tidak ada komentar

Foto/Ales Madai
Pada suatu hari ada seorang Wanita yang tinggal di suatu kampung, dia tiggal bersama keluarganya.

Keesokan harinya wanita itu membawa pakaian-pakaiannya yang kotor dan pergi kedanau, hendak mencuci pakaian kotornya, setelah sampai di danau, dia menaru noken yang berisi pakaian kotor itu, wanita itupun duduk didalam danau tersebut.

Wanita itu sementara mencuci pakaian, datang lah seekor ikan lele, wanita itupun dia cuman mengenakan rok saja tetapi tidak memakai CD, lele itu lurus-lurus kearah kelaminya dan tertancap di kelaminya sih wanita itu, dia angkat rok dan melihat kebawa, ada seekor ikan lele yang tertancap di kelaminya wanita itu menarik-narik  juga tidak bisa terlepas dari kelaminya.

Dia tinggalkan pakaian-pakaian kotornya dan pulang ke rumah. Setelah  sampai di rumah, langsung menuju kamarnya. Wanita itu tinggal di dalam kamar sampai berjam-jamn itupun, tidak keluar, sudah satu hari wanita itu tidak keluar dari kamarnya.

Pada pagi itu orang tuanya ketuk pintu kamarnya dan menyanyakan, "apa yang terjadi padamu sayang" dia menjawab "bapa dan mama saya sakit" iya sayang koo sakit apa ?,"coba ko buka pintunya supaya bapa dengan mama bisa lihat koo", "aaa bapa dan mama saya cuma pileg saja,".Ketika bapa dan ibunya mendengarkan,  bapa dan ibunya pergi dari depan pintu kamarnya anak mereka.

Sudah tujuh hari dia di dalam kamar dan tidak keluar-keluar juga, orang tua perempuan itu jadi penasaran dan ingin meliha anak perempuan yang sakit di kamar itu. Orang tuanya ambil keputusan untuk melihatnya dikamar yang membisu tak ada suara satupun.

Ibu dan ayahnya dobrak pintu dan masuk melih anak mereka, "wahh anak mereka dalam busana tidak perpakaian. Ibu dan ayahnya melihat seokor ikan lele yang tertancap di kelaminya.

pada soro itu juga seekor ikan lele itu lepas dari kelaminya, dan tibah-tibah lele itu hilang dari hadapan mereka.

Satu bulan kemudian wanita itu hamil, sembilan bulan kemudian hari-hari ia merasakan kesakitan yang begitu parah dalam mengandung anaknya yang dalam perutnya itu.

Usailah sudah ia setelah melahirkan anak laki-laki yang tanpa bapa yang hamil mustahil ini. sesudah seminggu bersama bayinya yang mungil dan lucu itu.

Pada suatu sore ada seorang laki-laki yang asing  yang datang kerumah Wanita itu dan beritahu orang tuanya, dia mengatannya "saya mau ambil saya punya anak dan istiri"! bapanya dan mama wanita itu menjadi herang tanpa berbicara apapun langsung melamar anaknya yang baru seminggu melahirkan anak ini.

"Kenapa kamu datang langsung melamar anak saya"? kata ayahnya,

"sebenarnya itu anak saya yang anak bapa melahirkan, saya sudah lama suka anak bapa dan ingin melamarnya tapi saya tahu saja bapa sama mama tidak akan setuju, maka dari itu saya menjelma menjadi seekor ikan lele di danau Ditome dan saya juga penunggu danau itu juga" kata orang asing itu.

Karena anak satu-satunya yang kedua orang tua sayang ini sudah mempunya anak akhirnya ibu dan ayahnya tidak melarang mere untuk pergi bersama laki-laki itu.

Pesan mamanya dengan penuh kerinduan dan tangisan air mata di pipi yang sudah keriput itu, "anakku Dipa Maga, jika engkau pergi ingat untuk main ke orang tuamu yang sudah lanjut usia ini kami bedua merindukanmu selalu".

"Iya.... mama itu pasti saya akan tengok bapa dan mama dan saya juga merindukan kedua pahlawanku selalu, dengan penuh tangisan di pipi yang sudah punya anak satu itu".

Keluarga itu pergi dan masuk di sebuah danau tidak jauh dari rumah ayah dan ibu sih wanita itu.Yang sekarang orang sebut danau Dipa Maga.

================================= Sekian =================================

By. Alex Madai